Agar Anak Laki-laki Menjadi Manusia Tangguh

Agar Anak Laki-laki Menjadi Manusia Tangguh

Mempunyai anak laki-laki sering diharapkan dan dibanggakan banyak keluarga. Walaupun sebenarnya mempunyai anak laki-laki ataupun perempuan sama-sama adalah amanah yang harus dijaga sebaik-baiknya. Amanah ini jika dipegang dengan baik, sama-sama bisa mengantarkan kedua orang tuanya ke surga.

Kebanggaan mempunyai anak laki-laki haruslah diikuti dengan pemahaman yang benar mengenai bagaimana mendidik anak laki-laki yang sesuai ajaran agama Islam. Tidak sedikit saat ini kaum laki-laki yang tidak menjalankan perannya sebagai laki-laki dengan benar. Banyak pemuda yang secara fisik sudah dewasa, tapi sikapnya belum menunjukkan kedewasaan. Tidak sedikit pula laki-laki yang sudah menikah tapi justru tidak mampu menjadi tulang punggung keluarga. Lebih memprihatinkan lagi, tidak sedikit laki-laki yang justru sikapnya seperti kaum perempuan. Hal ini tentu sangat membahayakan.

Hal ini sangat mungkin disebabkan karena pola pendidikan yang salah sejak masa anak-anak di dalam keluarga. Ayah Bundanya bisa jadi yang justru membuat anak laki-laki kurang sempurna baik sedikit ataupun banyak. Peran ayah untuk mendidik anak saat ini banyak berkurang, bisa dengan alasan kesibukan kerja. Akibatnya anak laki-laki sejak kecil banyak bergaul dengan perempuan. Mulai dari ibunya sendiri, pembantu di rumah, guru kelompok bermain, taman kanak-kanak, juga SD yang banyak didominasi kaum perempuan. Bahkan di jenjang pendidikan yang lebih tinggi seperti SMP dan SMA tidak jarang juga dominan kaum perempuan.

Sang ayah merasa sudah cukup memberikan fasilitas lengkap untuk anak dan menyerahkan sepenuhnya pendidikan ke sekolah, tetapi sang ayah lupa untuk benar-benar mensetting arah hidup anak.

Padahal idealnya, anak belajar dasar-dasar kepemimpinan dari ayahnya. Bagaimana ayahnya menjadi qowwam di keluarga, cara bersikap ksatria, juga melatih anak menghadapi beratnya beban kehidupan. Bukan justru memberikan fasilitas lengkap dan mewah, tapi minim dengan keteladanan sosok ayah yang ideal.

Bisa jadi memang ilmu-ilmu Islam dan ilmu – ilmu umum bisa dikuasai kaum perempuan. Tetapi tidak cukup di situ. Kaum laki-laki juga perlu paham bagaimana caranya bisa bertahan hidup di alam, bagaimana bisa menguasai ilmu bela diri, dan lain sebagainya. Berbagai hal tersebut sebaiknya diajarkan oleh kaum laki-laki juga. Selain itu, secara mental laki-laki juga tidak boleh terlalu dimanja dan dididik terlalu lembut, apalagi terlalu banyak menonton drama percintaan yang melo-melo.

Itu semua membutuhkan kehadiran sosok ayah yang cukup sering. Jangan sampai ayah hanya sibuk bekerja tetapi abai terhadap pendidikan anak. Semuanya cukup diserahkan ke sekolah. Ini tidak boleh terjadi. Seorang ayah harus membimbing dan menggembleng anak laki-lakinya dengan baik, menanamkan visi misi hidup, dan mendampingi mereka mengarungi kerasnya kehidupan.

Demikian beberapa renungan tentang mendidik anak laki-laki. Semoga bermanfaat ya Ayah Bunda.  (Tim Karima; www.karimafood.com)

Bagi Ayah Bunda yang ingin berlangganan materi edukasi tentang Bayi, Balita, dan Pendidikan Anak, silakan bergabung ke WA Group Edukasi Karima. Silakan klik : https://karimafood.com/ke untuk bergabung. GRATIS.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×

Assalamualaikum wr wb.

Silakan chat via WA atau email ke admin@karimafood.com

× Chat CS