Cara Mengatasi Temper Tantrum pada Anak

Cara Mengatasi Temper Tantrum pada Anak

blank

Ayah Bunda pernah melihat anak yang marah-marah karena keinginannya tidak terpenuhi? Perilakunya seperti menangis keras, berguling-guling, melemparkan barang-barang, dan lain sebagainya? Perilaku tersebut biasanya akan dipertahankan sampai keinginannya dipenuhi. Itulah yang disebut temper tantrum. Nah, bagaimana sikap kita sebagai orang tua?

Berikut ini beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk mengatasi temper tantrum pada anak :

Pertama, Biarkan Anak dengan Perilaku Tersebut.

Kita sebaiknya menyikapi dengan wajar perilaku anak tersebut. Diamkan saja terlebih dahulu, tapi dengan tetap memantau kondisi di sekitar anak. Pastikan aman dan tidak ada bahaya.

Kedua, Tidak Perlu Marah atau Memukul Anak

Sebagai orang tua, kita tidak perlu terpancing untuk marah kepada anak. Justru anak akan cenderung meningkat perilaku marahnya.

Ketiga, Tidak Perlu Terburu-buru Memenuhi Keinginan Anak yang Sedang Tantrum

Memenuhi keinginan anak saat itu juga, mungkin akan kita anggap menyelesaikan masalah. Namun faktanya tidak. Berikan penjelasan kepada anak dengan baik tanpa emosi. Diharapkan anak dapat memahami dan menerima penjelasan tersebut.

Keempat, Koordinasi Antara Kedua Orang Tua.

Pastikan ada koordinasi antara kedua orang tua. Jangan sampai Bunda tidak memenuhi keinginan si anak, tapi Ayahnya memenuhinya. Hal ini akan berakibat Ayah dipandang sebagai pahlawan sementara Bunda sebagai musuhnya. Atau bisa juga sebaliknya.

Kelima, Komunikasi dengan Orang Sekitar Khususnya Kakek dan Nenek.

Anak seringkali tidak hanya berinteraksi dengan kedua orang tuanya, tapi juga kakek neneknya. Suatu hal yang biasa apabila nenek cenderung memanjakan cucunya. Segala keinginan langsung dipenuhi. Upayakan ada komunikasi yang baik dengan kakek nenek si anak agar ada kekompakan dengan orang tua. Jangan sampai upaya kita mengatasi anak tantrum justru gagal.

Temper tantrum bukan penyakit yang berbahaya. Tapi sebagai orang tua kita tidak boleh membiarkan masalahnya begitu saja sampai lama karena bisa mengganggu perkembangan emosional anak. Ketika nampak gejala tantrum, maka lakukan beberapa tips di atas.

Semoga bermanfaat ya Ayah Bunda.  (Tim Karima; www.karimafood.com)

Bagi Ayah Bunda yang ingin berlangganan materi edukasi tentang Bayi, Balita, dan Pendidikan Anak, silakan bergabung ke WA Group Edukasi Karima. Silakan klik : karimafood.com/ke untuk bergabung. GRATIS.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code

×

Assalamualaikum wr wb.

Silakan chat via WA atau email ke admin@karimafood.com

× Chat CS