Jika Anak Sering Bermimpi Buruk

Jika Anak Sering Bermimpi Buruk

blank

Anak sering alami mimpi buruk hingga ketakutan? Mimpi sebenarnya normal ya Ayah Bunda. Secara fisik sebenarnya juga tidak ada dampaknya. Tapi jika sering mengalami mimpi buruk, maka tentu akan menjadi sesuatu yang sangat mengganggu. Anak bahkan bisa takut untuk tidur. Jam tidur pun menjadi kurang sehingga kesehatan fisik juga akhirnya bisa terganggu.

Dalam beberapa kasus, bisa jadi mimpi buruk mudah dilupakan anak dan tidak menjadi masalah. Akan tetapi jika mimpi buruk sering berulang dengan tema yang sama, Ayah Bunda perlu waspada. Jika mimpu buruk tesebut menyebabkan gangguan tidur, stress, dan bisa mempengaruhi aktivitas dalam kehidupan sehari-hari, maka perlu segera berkonsultasi kepada dokter.

Lantas, upaya apa yang bisa kita lakukan agar anak tidak sering mengalami mimpi buruk? Silakan lakukan beberapa hal berikut ya Ayah Bunda :

Pertama, Berdoa Sebelum Tidur.

Biasakanlah anak untuk berdoa sebelum tidur sesuai tuntunan Rasulullah SAW. Tidur yang diawali dengan kedekatan kepada Allah, maka akan menjauhkan campur tangan setan dalam mengganggu manusia.

Kedua, Aktivitas Menyenangkan Sebelum Tidur.

Ada kalanya anak belum bisa tidur walaupun sudah masuk waktunya tidur. Silakan Ayah Bunda menemani anak dan mengajaknya mengisi waktu dengan hal yang menyenangkan dan menumbuhkan perasaan dekat kepada Allah. Misalnya : menceritakan kisah Nabi-nabi terdahulu, menyayikan lagu Islami, dan lain sebagainya.

Ketiga, Mengatur Tempat Tidur agar Nyaman.

Posisi tempat tidur dan interior kamar bisa berpengaruh terhadap kualitas tidur anak. Upayakan agar bisa membantu anak merasa lebih nyaman dan tenang. Jauhkan atau matikan benda-benda yang bisa mengganggu tidur anak, misalnya radio, televisi, ponsel, dan lain sebagainya.

Keempat, Jauhkan Anak dari Kisah Horor.

Film horor atau cerita horor bisa menjadi pemicu anak mengalami mimpi buruk. Oleh karena itu, jauhkan anak dari film-film bertema setan, sadis, dan sejenisnya. Selain itu, penanaman keimanan kepada anak juga harus dilakukan sejak kecil sehingga anak lebih kuat jika di luar pengawasan kita (misalnya ketika di sekolah bergaul dengan temannya) anak terpapar cerita seram.

Kelima, Mengatur Waktu Tidur agar Mencukupi.

Perubahan jam tidur dan kurangnya waktu tidur bisa menjadi salah satu pemicu mimpi buruk. Oleh karena itu, aturlah jam tidur anak sehingga mencukupi. Jangan biarkan anak menghabiskan waktunya untuk hal-hal tidak bermanfaat seperti banyak bermain game di gadget sehingga berakibat pada kurangnya jam tidur anak.

Demikian beberapa cara antisipatif agar anak tidak sering mengalami mimpi buruk. Namun jika mimpi buruk karena ada faktor traumatis, sebaiknya berkonsultasi kepada dokter atau psikiater ya Ayah Bunda.  (Tim Karima; www.karimafood.com)

Bagi Ayah Bunda yang ingin berlangganan materi edukasi tentang Bayi, Balita, dan Pendidikan Anak, silakan bergabung ke WA Group Edukasi Karima. Silakan klik : https://karimafood.com/ke untuk bergabung. GRATIS.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code

×

Assalamualaikum wr wb.

Silakan chat via WA atau email ke admin@karimafood.com

× Chat CS