Memperluas Lingkungan yang Baik

Memperluas Lingkungan yang Baik

Tantangan lingkungan sangat besar terhadap pembentukan karakter anak. Di era yang sudah sangat materialistik seperti saat ini, maka tantangan yang ada semakin besar dan meningkat. Seolah-olah tidak ada kesempatan bagi kita untuk bisa berhenti dalam menghadapi tantangan ini. Wajar jika keluarga keluarga muslim saat ini menjadi lelah dalam upaya menghadapi tantangan yang luar biasa ini.

Ayah Bunda, ketika kita berada dalam lingkungan yang baik dan Islami, maka sebenarnya kita telah melakukan upaya untuk membentengi diri dan keluarga kita dari serangan negatif yang bisa membuat rusak tatanan kehidupan Islam. Sebaliknya, apabila kita tinggal di lingkungan yang jauh dari nilai-nilai Islami, maka yang muncul nanti adalah pengaruh pengaruh buruk terhadap keluarga. Oleh karena itu, tentu upaya dan perjuangan kita menjadi jauh lebih berat. Dibutuhkan energi yang sangat besar untuk memahamkan kepada anak mengenai nilai-nilai keislaman yang kita anut. Sementara itu teman-teman anak kita bisa jadi tidak memiliki nilai yang sama dengan nilai yang kita anut, bahkan bertolak belakang dengan pandangan kita.

Tantangan lain yang muncul adalah tayangan televisi dan dunia hiburan yang seringkali juga jauh dari nilai-nilai keislaman. Ini membuat tantangan yang kita hadapi semakin besar dan menjadi lebih sulit untuk menentukan sikap. Membuat kita bimbang antara ingin membiarkan anak bergaul dengan teman-temannya tapi dengan resiko terpapar pergaulan dan gaya hidup yang tidak Islami ataukah memproteksi anak-anak dari pengaruh negatif tersebut tetapi membuat anak-anak kurang dalam bergaul.

Sebagai orang tua kita juga harus paham bahwa dalam diri anak bisa jadi juga muncul konflik dan kebingungan. Mereka juga menghadapi dua pilihan yang sama-sama untuk mereka. Oleh karena itu peran orang tua sangat penting untuk menolongnya.

Suatu sikap yang bijak apabila kita berusaha mencarikan lingkungan yang Islami sehingga anak-anak bisa bergaul dengan banyak teman tetapi juga dengan memperhatikan nilai-nilai keislaman. Carilah lingkungan ini dan perbesarlah lingkungan pergaulan keluarga kita dengan lingkungan yang baik ini sehingga kita menjadi mempunyai lingkungan sosial yang luas tetapi kondisinya adalah lingkungan yang Islami.

Selain lingkungan fisik lingkungan pergaulan yang Islami, bisa juga ditambah dengan lingkungan di dunia maya. Sudah kita ketahui bersama bahwa di masa saat ini biasanya orang mempunyai media sosial. Pilihlah lingkungan pertemanan yang baik sehingga dalam aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, jika kita membaca pesan, membaca status, postingan, dan lain sebagainya, maka yang kita baca adalah berbagai macam postingan yang Islami.

Semoga bermanfaat ya Ayah Bunda. (Tim Karima; www.karimafood.com)

Bagi Ayah Bunda yang ingin berlangganan materi edukasi tentang Bayi, Balita, dan Pendidikan Anak, silakan bergabung ke WA Group Edukasi Karima. Silakan klik : https://karimafood.com/ke untuk bergabung. GRATIS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *