Mengajak Anak Mengenal Allah

Mengajak Anak Mengenal Allah

Keimanan merupakan dasar dari kehidupan kita di dunia ini. Apabila kita menyaksikan atau mengindera secara langsung baik dengan mata ataupun telinga, maka tentu kita akan mudah menanamkan apa yang kita lihat dan apa yang kita dengar tersebut. Akan tetapi hal ini sangat berbeda untuk menanamkan sesuatu yang secara langsung tidak bisa kita lihat oleh mata dan tidak bisa didengar oleh telinga kita. Tentu hal ini menjadi jauh lebih sulit.

Siapa pencipta alam semesta ini? Hal ini bukan sesuatu yang bisa kita indera secara langsung. Akan tetapi, kita harus mengenalkan pencipta alam semesta ini, yaitu Allah SWT, kepada anak kita. Tanpa adanya pengenalan anak kepada Allah, maka anak bisa menjadi tersesat kehidupannya.

Menjelaskan siapa pencipta alam semesta ini tentu harus menggunakan bahasa dan cara yang bisa dipahami oleh anak. Bagaimana caranya?

Berikut ini beberapa strategi yang bisa dilakukan ya Ayah Bunda:

  1. Sesuaikan dengan usia anak.

Pada saat bayi masih di dalam kandungan, maka sering-sering memperdengarkan ayat-ayat  Al Quran di dekat perut ibu ketika hamil. Setelah bayi lahir, maka ayah bisa memperdengarkan suara adzan di telinga bayi. Setelah itu, selama anak masih dalam masa pengasuhan dan menyusui, bunda bisa mengenalkan Allah dengan memperdengarkan ayat-ayat Al Quran.

  1. Mengajarkan kalimat tauhid.

Ibnu Qayyim dalam kitab Ahkam Al-Maulud mengatakan, “Diawal waktu ketika anak-anak mulai bisa bicara, hendaknya mendiktekan kepada mereka kalimat laa ilaha illa llah muhammadurrasulullah, dan hendaknya sesuatu yang pertama kali didengar oleh telinga mereka adalah laa ilaha illallah (mengenal Allah) dan mentauhidkan-Nya. Juga diajarkan kepada mereka bahwa Allah bersemayam di atas singgasana-Nya yang senantiasa melihat dan mendengar perkataaan mereka, senantiasa bersama mereka dimanapun mereka berada.”

  1. Mengajak anak untuk bersyukur.

Setelah anak sedikit lebih besar, maka ajaklah anak berbicara mengenai berbagai kenikmatan yang kita dapatkan dari Allah. Misalnya tentang nikmat berupa rizky mainan, makanan, kesehatan, dan lain sebagainya yang itu semua merupakan nikmat yang Allah berikan kepada kita. Berikan penjelasan bahwa Allah adalah yang paling banyak sekali memberikan kepada kita berbagai hal.

  1. Orang tua harus menjadi suri tauladan.

Agar anak benar-benar mengenal Allah, maka kita sebagai orang tua juga harus taat kepada Allah. Misalnya pada saat kita beribadah, berikanlah penjelasan kepada anak Mengapa kita sholat? Jelaskan bahwa kita sholat adalah karena dalam rangka menaati perintah Allah. Dengan demikian anak akan memahami alasan mengapa kita wajib beribadah.

Keempat proses di atas tentu bukan proses yang instan ya Ayah Bunda. Kita perlu bersabar dalam proses tersebut. Janganlah menggunakan cara-cara kekerasan dalam memberikan penjelasan kepada anak. Gunakanlah cara-cara dan menyenangkan yang semakin memancing keingintahuan anak kita.

Demikian beberapa cara yang bisa kita gunakan dalam memperkenalkan Allah kepada anak. Semoga bermanfaat ya Ayah Bunda. Tim Karima; www.karimafood.com)

Bagi Ayah Bunda yang ingin berlangganan materi edukasi tentang Bayi, Balita, dan Pendidikan Anak, silakan bergabung ke WA Group Edukasi Karima. Silakan klik : https://karimafood.com/ke untuk bergabung. GRATIS.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *