Mengatasi Balita yang Sulit Makan

Mengatasi Balita yang Sulit Makan

Semua orang tua tentu punya keinginan dan harapan untuk memberi yang terbaik bagi buah hatinya. Namun, tidak jarang keinginan itu malah terbentur dengan permasalahan anak yang susah makan atau sulit melahap makanan yang disediakan untuknya. Ini adalah permasalahan klasik yang kerap terjadi. Padahal, sulit makan yang berkepanjangan dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan sang anak. Jelas saja, kalau anak susah makan, otomatis ia akan kekurangan asupan zat-zat gizi yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangannya.  Oleh karena itu, bagi para orang tua sekalian, terutama bunda, harus senantiasa melakukan pemantauan terhadap status gizi anak. Bagaimana caranya? Bunda bisa mengetahui status gizi anak dengan memantau perkembangan berat badan dan tinggi badan anak berdasarkan umur.

Apa yang bisa kita lakukan  kalau balita kita susah makan? Berikut sedikit tips dan triknya :

  1. Ciptakan suasana makan yang nyaman, sehingga nafsu makan anak bertambah.
  2. Beri pengertian pentingnya makanan, katakan “biar adik sehat”, “bisa jalan-jalan dengan ayah-bunda”, “bisa bermain dengan teman2”, dan lain-lain.
  3. Beri makanan dengan porsi yang sedikit, terutama makanan baru/yang tidak disenangi.
  4. Makanan selingan dan susu jangan berlebihan, misal untuk balita susu cukup diberikan 2 gelas sehari.
  5. Biasakan makan bersama dengan anggota keluarga yang lain, sebab anak akan melihat dan mengikuti apa yang dilakukan orang tuanya saat tersebut.
  6. Jangan memaksa dan mengancam anak jika tidak mau makan. Anak akan menganggap bahwa makanan adalah hukuman orang tuanya dan hal ini akan mempengaruhi perilaku makannya.

Nah, tidak susah kan? Selamat mencoba ya bunda… (www.karimafood.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code

×

Assalamualaikum wr wb.

Silakan chat via WA atau email ke admin@karimafood.com

× Chat CS