Menuju Pendidikan Karakter yang Berhasil

Menuju Pendidikan Karakter yang Berhasil

blank

Pribadi muslim yang baik sesuai yang Allah gambarkan di dalam surat Luqman ayat 13-19 adalah hamba Allah yang taat beribadah, berakhlaq terpuji, kuat pendirian, pandai bergaul, lemah lembut, dan mempunyai kepedulian terhadap masyarakat. Seperti sudah kita bahas dalam tulisan sebelumnya, hal tersebut tidak bisa terjadi secara tiba-tiba dan kebetulan. Namun membutuhkan adanya pendidikan yang serius dari orang-orang yang berkompeten.

Keseriusan itu membutuhkan setidaknya tiga faktor mendasar yang akan membentuk karakter anak.

Pertama, Keluarga.

Keluarga adalah tempat pendidikan yang pertama serta utama bagi seorang anak. Tanggung jawab keluarga sangat besar dalam proses pendidikan karakter anak. Di dalam keluarga, anak dibina kepribadiannya, pendidikan aqidah, dasar-dasar tsaqofah Islam, serta pengamalan dalam kehidupan sehari-hari di rumah. Oleh karena itu, Ayah Bunda sebagai orang tua tidak bisa sekedar memasukkan anak ke sekolah Islam atau pesantren dan berharap bahwa anak akan dijamin menjadi baik. Bukan seperti itu. Justru yang utama dan pertama adalah di dalam keluarga. Jadi Ayah Bunda perlu lebih banyak belajar tentang tsaqofah Islam dan ilmu parenting. Ini dilakukan sejak dini ya. Bagi seorang pria, ia perlu mencari wanita shalihah yang pantas menjadi ibu bagi anak-anaknya. Sementara bagi seorang wanita, ia harus mencari pria sholeh yang kapabel untuk menjadi pemimpin di dalam keluarga, mendidik istri dan anak-anaknya.

Kedua, Sekolah.

Sekolah menjadi tempat pendidikan yang juga sangat penting dalam pendidikan karakter anak. Di sekolah, anak akan mendapatkan materi pembelajaran secara terstruktur tentang aqidah, serta syariah. Oleh karena itu, Ayah Bunda perlu mencari sekolah yang kurikulumnya Islami dan mengamalkan ajaran Islam dalam perilaku sehari-hari di sekolah. Guru-gurunya juga bisa menjadi teladan dalam pendidikan, bukan sekedar transfer ilmu pengetahuan saja. Guru juga perlu berperan dalam transfer kepribadian. Apabila ada oknum guru yang tidak pantas digugu dan ditiru, maka itu bisa merusak proses pendidikan karakter anak.

Ketiga, Masyarakat.

Di dalam kehidupan bermasyarakat, pendidikan karakter secara lebih riil dan kompleks terjadi. Oleh karena itu, mencari lingkungan yang Islami adalah penting. Jika hendak menyewa atau membeli rumah, carilah yang lingkungannya Islami, tetangga-tetangganya banyak yang baik. Hindarilah bertempat tinggal di lingkungan yang rusak, misalnya banyak pemabuk, penjudi, pergaulan bebas, dan berbagai kemaksiatan lainnya.

Kualitas sumber daya manusia adalah aset penting di masa depan. Oleh karena itu, mari kita masing-masing berperan dalam pembentukan generasi unggul yang akan membuat masa depan umat gilang-gemilang.

Demikian, semoga bermanfaat ya Ayah Bunda.  (Tim Karima; www.karimafood.com)

Bagi Ayah Bunda yang ingin berlangganan materi edukasi tentang Bayi, Balita, dan Pendidikan Anak, silakan bergabung ke WA Group Edukasi Karima. Silakan klik : https://karimafood.com/ke untuk bergabung. GRATIS.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code

×

Assalamualaikum wr wb.

Silakan chat via WA atau email ke admin@karimafood.com

× Chat CS