Menyikapi Anak yang Sering Mengamuk

Menyikapi Anak yang Sering Mengamuk

blank

Mengamuk adalah salah satu bentuk kemarahan yang meledak. Penyebabnya adalah marah dan frustasi. Pemicunya bisa karena pengalaman anak yang tidak ia inginkan. Misalnya karena anak minta dibelikan mainan tetapi orang tua tidak mau membelikannya. Umumnya, anak laki-laki lebih sering mengalaminya daripada anak perempuan.

Anak mengamuk lebih sering terjadi pada usia di bawah 5 tahun. Semakin bertambah usia anak, frekuensinya akan semakin berkurang. Situasi penyebab frustasi sebenarnya kurang lebih sama dengan orang dewasa.

 

Apabila orang tua salah dalam menangani anak yang mengamuk, maka mengamuk bisa menjadi kebiasaan anak. Hal ini karena anak merasa menemukan cara yang menjengkelkan orang tuanya.

Memanjakan anak karena mengamuk bukanlah sikap yang tepat. Memanjakan justru akan semakin memperparah anak untuk biasa mengamuk. Anak perlu didorong agar mempraktikkan berbagai keterampilan dan merasa bangga dengan apa yang telah ia lakukan. Jika anak mengamuk, jangan diladeni. Jangan memberikan apa yang ia inginkan karena mengamuk.

Anak pada akhirnya akan berhenti mengamuk ketika ia menyadari bahwa apa yang ia inginkan tidak akan terpenuhi kalau ia mengamuk.

 

Demikian, semoga bermanfaat ya Ayah Bunda.  (Tim Karima; www.karimafood.com)

Bagi Ayah Bunda yang ingin berlangganan materi edukasi tentang Bayi, Balita, dan Pendidikan Anak, silakan bergabung ke WA Group Edukasi Karima. Silakan klik : https://karimafood.com/ke untuk bergabung. GRATIS.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code

×

Assalamualaikum wr wb.

Silakan chat via WA atau email ke admin@karimafood.com

× Chat CS