Peran Orang Tua dalam Mengarahkan Ibadah Anak

Peran Orang Tua dalam Mengarahkan Ibadah Anak

Rasulullah SAW bersabda, “Tiap-tiap bayi dilahirkan dalam keadaan suci (fitrah Islam). Ayah dan ibunyalah kelak yang menjadikannya Yahudi, Nasrani, atau Majusi (penyembah api dan berhala).” (HR Bukhari).

Dari hadits tersebut kita memahami bahwa pada hakikatnya setiap bayi yang lahir termasuk anak-anak kita adalah suci. Kita sebagai orang tuanyalah yang akan menentukan proses selanjutnya. Di sinilah tanggung jawab kita. Fitrah tersebut tidak boleh dibiarkan begitu saja tanpa bimbingan. Tetapi kita wajib menjaga dan mendidik anak agar menjadi hamba Allah yang taat.

Setiap proses membutuhkan kesabaran. Proses ini juga tidak berhenti, tapi terus berlanjut seumur hidup.

Allah berfirman :

Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu. Dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa. (TQS Thaha Ayat 132).

Ayah Bunda, janganlah kita menjadi orang tua yang melalaikan kewajiban mulia ini. Allah telah mengingatkan kita untuk memelihara diri dan keluarga kita dari api neraka. Apabila orang tua tidak mengajari dan melatih anak dalam beribadah, sehingga anak-anak menjadi tidak mengenal Allah, tidak beribadah, bahkan sampai ketika mereka dewasa. Maka di akhirat mereka bisa menarik orang tuanya menjadi masuk neraka. Sungguh sesuatu yang tentu tidak kita inginkan sama sekali.

Demikian, semoga bermanfaat ya Ayah Bunda.  (Tim Karima; www.karimafood.com)

Bagi Ayah Bunda yang ingin berlangganan materi edukasi tentang Bayi, Balita, dan Pendidikan Anak, silakan bergabung ke WA Group Edukasi Karima. Silakan klik : https://karimafood.com/ke untuk bergabung. GRATIS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *