Situasi Keluarga yang Bisa Membuat Anak Berperilaku Negatif

Situasi Keluarga yang Bisa Membuat Anak Berperilaku Negatif

Anak yang dinilai banyak bersikap negatif, sangat mungkin karena kondisi keluarganya tidak ideal untuk pengembagan mental anak menjadi baik. Beberapa kondisi keluarga yang cenderung akan membuat anak berperilaku negatif adalah sebagai berikut:

Pertama, Orang Tua yang Berpisah.

Anak tentu ingin orang tuanya utuh, ada ayah ada ibu. Tapi kadang kondisi ideal ini tidak ia jumpai, bisa karena salah satu orang tuanya meninggal, atau bercerai. Anak-anak bisa terpengaruh menjadi ada perasaan kurang aman.

Kedua, Orang Tua Anti Sosial.

Di dalam keluarga yang melakukan banyak perbuatan yang bertentangan dengan norma agama dan sosial, maka anak-anaknya akan diajari baik secara langsung ataupun tidak langsung untuk meniru perbuatan orang tuanya. Misalnya ayahnya suka berjudi, maka anaknya bisa menjadi terpengaruh suka berjudi pula.

Ketiga, Keluarga yang Kurang Mampu secara Ekonomi.

Masalah-masalah hidup bisa jadi menjadi banyak yang tidak bisa diatasi. Akibatnya anak akan merasa kurang aman dan kekurangan daya dukung untuk mengembangkan keterampilan yang diperlukan untuk kesuksesan hidup.

Keempat, Hubungan Orang Tua yang Tidak Harmonis.

Pertengkaran orang tua kadang menyeret anak-anak untuk terlibat. Istri yang benci suaminya, sangat mungkin akan mempengaruhi anaknya untuk juga membenci ayahnya.

Kelima, Ibu yang Sakit Mental.

Dalam kondisi ini, jika ayah tidak sabar dan menjadi tidak betah di rumah, maka anak akan kekurangan figur ideal. Ibunya tidak mampu menjadi panutan, sementara kehadiran ayahnya kurang.

Keenam, Ibu yang Kurang Perhatian terhadap Anak.

Kesibukan bekerja di kantor bisa membuat ibu kurang waktu untuk membersamai anak-anaknya. Pengasuhan anak pun diserahkan kepada pembantu. Dalam situasi seperti ini, rasa cinta anak kepada ibunya bisa berkurang karena kurang adanya kedekatan personal.

Ketujuh, Ayah Lama Tidak Ada di Rumah.

Ayah yang sering tidak ada di rumah karena alasan yang tidak jelas, bisa dinilai oleh anak sebagai sikap penolakan. Hal ini menimbulkan perasaan tidak nyaman dalam diri anak.

Demikian beberapa kondisi yang bisa berpenagruh buruk terhadap mental anak. Semoga bermanfaat ya Ayah Bunda.  (Tim Karima; www.karimafood.com)

Bagi Ayah Bunda yang ingin berlangganan materi edukasi tentang Bayi, Balita, dan Pendidikan Anak, silakan bergabung ke WA Group Edukasi Karima. Silakan klik : https://karimafood.com/ke untuk bergabung. GRATIS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

×

Assalamualaikum wr wb.

Silakan chat via WA atau email ke admin@karimafood.com

× Chat CS