Pendidikan Seks Islami untuk Anak

Pendidikan Seks Islami untuk Anak

 

blank

Pergaulan generasi muda zaman sekarang sangat memprihatinkan. Tentu kita semua tidak ingin anak-anak kita menjadi korban pergaulan bebas ya Ayah Bunda. Oleh karena itu, sudah semestinya kita memberikan pendidikan seks kepada anak dengan benar. Jangan sampai ketika mereka beranjak besar, mereka terjebak pada pergaulan bebas yang jauh menyimpang dari nilai-nilai agama.

Beberapa hal yang harus kita perhatikan adalah :

Pertama, Menumbuhkan Rasa Malu pada Anak.

Rasa malu ini harus kita tumbuhkan sejak dini ya Ayah Bunda. Walau mereka masih kecil, jangan sampai kita biarkan membuka baju di depan orang lain. Biasakan sejak kecil agar anak menutup aurat, misalnya ada perlu berganti baju, ke kamar mandi, dan lain sebagainya. Upayakan jangan sampai bertelanjang di depan orang lain.

Kedua, Memisahkan Tempat Tidur Anak.

Ketika anak sudah berusia 7 – 10 tahun, usahakan tempat tidur mereka sudah terpisah, khususnya jika berbeda jenis kelamin. Ini agar mereka mulai memahami perbedaan laki-laki dan perempuan. Demikian pula yang jenis kelaminnya sama, tetap harus dipisahkan karena sesama laki-laki juga dilarang untuk tidur bersama.

Ketiga, Menanamkan Sikap Kelelakian dan Keperempuanan.

Sikap sebagian banyak orang tua adalah memberikan pakaian bekas kakaknya kepada adiknya, padahal berbeda jenis kelamin. Jangan sampai anak keliru memakai pakaian yang tidak diperuntukkan untuk jenis kelaminnya.

Dalam salah satu hadits disebutkan :

Ibnu Abbas ra. berkata:
Rasulullah saw. melaknat laki-laki yang berlagak wanita dan wanita yang berlagak meniru laki-laki. (HR al-Bukhari).

Kelima, Memahamkan tentang Mahram.

Tidak semua perempuan boleh dinikahi oleh seorang laki-laki. Ada yang boleh, ada yang tidak. Pemahaman ini sejak dini harus dikenalkan kepada anak. Dalam kehidupan sehari-hari, perempuan yang ada hubungan mahram boleh diboncengkan atau berduaan dengan anak laki-laki. Sementara yang bukan mahram, tidak boleh. Ini perlu pembiasaan sejak kecil sehigga anak akan mampu menjaga pergaulannya ketika mulai beranjak dewasa.

Keenam, Mengenalkan Waktu Boleh Masuk Kamar Tanpa Izin.

Ada ketentuan agama bahwa seorang anak harus minta izin terlebih dahulu jika akan masuk kamar orang tuanya, yaitu : sebelum shalat subuh, tengah hari, dan setelah shalat isya. Biasakan sejak kecil kepada anak tentang aturan ini.

Keenam, Membiasakan Menjaga Kebersihan Alat Kelamin.

Biasakan anak untuk menjaga kebersihan alat kelamin, pahamkan tentang najis, juga toilet training.

Ketujuh, Membiasakan Anak agar Menjaga Pandangan Mata.

Walau masih kecil, anak bisa mulai tertarik kepada lawan jenisnya. Pahamkan kepada anak agar menjaga pandangannya kepada lawan jenisnya. Jauhkan anak dari gambar-gambar porno dan sejenisnya.

Demikian beberapa kiat dalam mengenalkan pendidikan seks kepada anak kecil. Semoga bermanfaat ya Ayah Bunda.  (Tim Karima; www.karimafood.com)

Bagi Ayah Bunda yang ingin berlangganan materi edukasi tentang Bayi, Balita, dan Pendidikan Anak, silakan bergabung ke WA Group Edukasi Karima. Silakan klik : https://karimafood.com/ke untuk bergabung. GRATIS.

×

Assalamualaikum wr wb.

Silakan chat via WA atau email ke admin@karimafood.com

× Chat CS