MITOS-MITOS YANG SALAH, MAKANAN PENDAMPING ASI

MITOS-MITOS YANG SALAH, MAKANAN PENDAMPING ASI

  1. Bayi harus diberi pisang/nasi kepal/ulek agar tidak kelaparan. Hal ini salah dan berbahaya. Sistem pencernaan bayi kurang dari 6 bulan belum sanggup mencerna atau menghancurkan makanan tersebut. Makanan akan mengendap di lambung dan menyumbat saluran pencernaan sehingga bayi menjadi muntah. Maka, seleum usia 6 bulan, bayi tidak boleh diberi makanan tambahan.
  2. Bayi harus diberi susu lebih kental agar cepat gemuk. Pernyataan ini Susu yang sangat kental juga tidak dapat dicerna dan menyebabkan endapan susu di lambung sehingga bayi akan muntah.
  3. Bayi boleh diberi air tajin sebagai pengganti susu atau pelarut susu. Air tajin tidak dapat menggantikan susu karena kandungan nutriennya kurang. Selain itu, tidak bisa dipakai sebagai pelarut karena pengenceran susu dengan air matang sudah sesuai dengan petunjuk pelarutan yang diberikan pada setiap kemasan susu.
  4. Susu kaleng perlu dicampur-campur (berbagai merk susu) agar keunggulan masing-masing susu dapat dikonsumsi sekaligus oleh bayi. Pernyataan ini salah, karena tidak semua bayi dapat mngkonsumsi berbagai macam merk susu. Jika bayi tidak dapat mencerna maka saluran pencernaan buah hati akan bermasalah misalnya diare.
×

Assalamualaikum wr wb.

Silakan chat via WA atau email ke admin@karimafood.com

× Chat CS